Sabtu, 02 November 2013

Selamat datang di Wikipedia bahasa Indonesia!
[tutup]

Teknologi Informasi Komunikasi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Teknologi Informasi dan Komunikasi, TIK (bahasa InggrisInformation and Communication TechnologiesICT) adalah payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknisuntuk memproses dan menyampaikan informasi. TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasiTeknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Oleh karena itu, teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak terpisahkan. Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antar media. Istilah TIK muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) dengan teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20. Perpaduan kedua teknologi tersebut berkembang pesat melampaui bidang teknologi lainnya. Hingga awal abad ke-21 TIK masih terus mengalami berbagai perubahan dan belum terlihat titik jenuhnya.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Ada beberapa tonggak perkembangan teknologi yang secara nyata memberi sumbangan terhadap perkembangan TIK hingga saat ini. Pertama yaitu temuan telepon oleh Alexander Graham Bellpada tahun 1875. Temuan ini kemudian berkembang menjadi pengadaan jaringan komunikasi dengan kabel yang meliputi seluruh daratan Amerika, bahkan kemudian diikuti pemasangan kabel komunikasi trans-atlantik. Jaringan telepon ini merupakan infrastruktur masif pertama yang dibangun manusia untuk komunikasi global. Memasuki abad ke-20, tepatnya antara tahun 1910-1920, terwujud sebuah transmisi suara tanpa kabel melalui siaran radio AM yang pertama. Komunikasi suara tanpa kabel ini pun segera berkembang pesat. Kemudian diikuti pula oleh transmisi audio-visual tanpa kabel, yang berwujud siaran televisi pada tahun 1940-an. Komputer elektronik pertama beroperasi pada tahun 1943. Lalu diikuti oleh tahapan miniaturisasi komponen elektronikmelalui penemuan transistor pada tahun 1947 dan rangkaian terpadu (integrated electronics) pada tahun 1957. Perkembangan teknologi elektronika, yang merupakan cikal bakal TIK saat ini, mendapatkan momen emasnya pada era Perang Dingin. Persaingan IPTEK antara blok Barat (Amerika Serikat) dan blok Timur (dulu Uni Soviet) justru memacu perkembangan teknologi elektronika lewat upaya miniaturisasi rangkaian elektronik untuk pengendali pesawat ruang angkasa maupun mesin-mesin perang. Miniaturisasi komponen elektronik, melalui penciptaan rangkaian terpadu, pada puncaknya melahirkan mikroprosesor. Mikroprosesor inilah yang menjadi 'otak' perangkat keras komputer dan terus berevolusi sampai saat ini. Perangkat telekomunikasi berkembang pesat saat teknologi digital mulai digunakan menggantikan teknologi analog. Teknologi analog mulai terasa menampakkan batas-batas maksimal pengeksplorasiannya. Digitalisasi perangkat telekomunikasi kemudian berkonvergensi dengan perangkat komputer yang sejak awal merupakan perangkat yang mengadopsi teknologi digital. Produk hasil konvergensi inilah yang saat ini muncul dalam bentuk telepon seluler. Di atas infrastruktur telekomunikasi dan komputasi ini kandungan isi (content) berupa multimediamendapatkan tempat yang tepat untuk berkembang. Konvergensi telekomunikasi - komputasi multimedia inilah yang menjadi ciri abad ke-21, sebagaimana abad ke-18 dicirikan oleh revolusi industri. Bila revolusi industri menjadikan mesin-mesin sebagai pengganti 'otot' manusia, maka revolusi digital (karena konvergensi telekomunikasi - komputasi multimedia terjadi melalui implementasi teknologi digital) menciptakan mesin-mesin yang mengganti (atau setidaknya meningkatkan kemampuan) 'otak' manusia.

Penerapan TIK dalam Pendidikan di Indonesia[sunting | sunting sumber]

Indonesia pernah menggunakan istilah telematika (telematics) untuk arti yang kurang lebih sama dengan TIK yang kita kenal saat ini. Encarta Dictionary mendeskripsikan telematics sebagaitelecommunication + informatics (telekomunikasi + informatika) meskipun sebelumnya kata itu bermakna science of data transmission. Pengolahan informasi dan pendistribusiannya melalui jaringan telekomunikasi membuka banyak peluang untuk dimanfaatkan di berbagai bidang kehidupan manusia, termasuk salah satunya bidang pendidikan. Ide untuk menggunakan mesin-belajar, membuat simulasi proses-proses yang rumit, animasi proses-proses yang sulit dideskripsikan sangat menarik minat praktisi pembelajaran. Tambahan lagi, kemungkinan untuk melayani pembelajaran yang tak terkendala waktu dan tempat juga dapat difasilitasi oleh TIK. Sejalan dengan itu mulailah bermunculan berbagai jargon berawalan e, mulai dari e-booke-learninge-laboratorye-educatione-library, dan sebagainya. Awalan e bermakna electronics yang secara implisit dimaknai berdasar teknologi elektronika digital. Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran di Indonesia telah memiliki sejarah yang cukup panjang. Inisiatif menyelenggarakan siaran radio pendidikan dan televisi pendidikan merupakan upaya melakukan penyebaran informasi ke satuan-satuan pendidikan yang tersebar di seluruh nusantara. Hal ini adalah wujud dari kesadaran untuk mengoptimalkan pendayagunaan teknologi dalam membantu proses pembelajaran masyarakat. Kelemahan utama siaran radio maupun televisi pendidikan adalah tidak adanya feedback yang seketika. Siaran bersifat searah yaitu dari narasumber atau fasilitator kepada pembelajar. Introduksi komputer dengan kemampuannya mengolah dan menyajikan tayangan multimedia (teks, grafis, gambar, suara, dan gambar bergerak) memberikan peluang baru untuk mengatasi kelemahan yang tidak dimiliki siaran radio dan televisi. Bila televisi hanya mampu memberikan informasi searah (terlebih jika materi tayangannya adalah materi hasil rekaman), pembelajaran berbasis teknologi internet memberikan peluang berinteraksi baik secara sinkron (real time) maupun asinkron (delayed). Pembelajaran berbasis Internet memungkinkan terjadinya pembelajaran secara sinkron dengan keunggulan utama bahwa pembelajar maupun fasilitator tidak harus berada di satu tempat yang sama. Pemanfaatan teknologi video conference yang dijalankan dengan menggunakan teknologi Internet memungkinkan pembelajar berada di mana saja sepanjang terhubung ke jaringan komputer. Selain aplikasi unggulan seperti itu, beberapa peluang lain yang lebih sederhana dan lebih murah juga dapat dikembangkan sejalan dengan kemajuan TIK saat ini.

Buku Elektronik[sunting | sunting sumber]

Buku elektronik atau e-book adalah salah satu teknologi yang memanfaatkan komputer untuk menayangkan informasi multimedia dalam bentuk yang ringkas dan dinamis. Dalam sebuah e-book dapat diintegrasikan tayangan suara, grafik, gambar, animasi, maupun movie sehingga informasi yang disajikan lebih kaya dibandingkan dengan buku konvensional. Jenis e-book paling sederhana adalah yang sekedar memindahkan buku konvensional menjadi bentuk elektronik yang ditayangkan oleh komputer. Dengan teknologi ini, ratusan buku dapat disimpan dalam satu keping CD atau compact disk (kapasitas sekitar 700MB), DVD atau digital versatile disk (kapasitas 4,7 sampai 8,5 GB) maupun flashdisk (saat ini kapasitas yang tersedia sampai 16 GB). Bentuk yang lebih kompleks dan memerlukan rancangan yang lebih cermat misalnya pada Microsoft Encarta dan Encyclopedia Britannica yang merupakan ensiklopedi dalam format multimedia. Format multimedia memungkinkan e-book menyediakan tidak saja informasi tertulis tetapi juga suara, gambar, movie dan unsur multimedia lainnya. Penjelasan tentang satu jenis musik misalnya, dapat disertai dengan cuplikan suara jenis musik tersebut sehingga pengguna dapat dengan jelas memahami apa yang dimaksud oleh penyaji.

E-learning[sunting | sunting sumber]

Beragam definisi dapat ditemukan untuk e-learning. Victoria L. Tinio, misalnya, menyatakan bahwa e-learning meliputi pembelajaran pada semua tingkatan, formal maupun nonformal, yang menggunakan jaringan komputer (intranet maupun ekstranet) untuk pengantaran bahan ajar, interaksi, dan/atau fasilitasi. Untuk pembelajaran yang sebagian prosesnya berlangsung dengan bantuan jaringan internet sering disebut sebagai online learning. Definisi yang lebih luas dikemukakan pada working paper SEAMOLEC, yakni e-learning adalah pembelajaran melalui jasa elektronik. Meski beragam definisi namun pada dasarnya disetujui bahwa e-learning adalah pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi elektronik sebagai sarana penyajian dan distribusi informasi. Dalam definisi tersebut tercakup siaran radio maupun televisi pendidikan sebagai salah satu bentuk e-learning. Meskipun radio dan televisi pendidikan adalah salah satu bentuk e-learning, pada umumnya disepakati bahwa e-learning mencapai bentuk puncaknya setelah bersinergi dengan teknologi internet. Internet-based learning atau web-based learning dalam bentuk paling sederhana adalah website yang dimanfaatkan untuk menyajikan materi-materi pembelajaran. Cara ini memungkinkan pembelajar mengakses sumber belajar yang disediakan oleh narasumber atau fasilitator kapanpun dikehendaki. Bila diperlukan dapat pula disediakan mailing list khusus untuk situs pembelajaran tersebut yang berfungsi sebagai forum diskusi. Fasilitas e-learning yang lengkap disediakan oleh perangkat lunak khusus yang disebut perangkat lunak pengelola pembelajaran atau LMS (learning management system). LMS mutakhir berjalan berbasis teknologi internet sehingga dapat diakses dari manapun selama tersedia akses ke internet. Fasilitas yang disediakan meliputi pengelolaan siswa atau peserta didik, pengelolaan materi pembelajaran, pengelolaan proses pembelajaran termasuk pengelolaan evaluasi pembelajaran serta pengelolaan komunikasi antara pembelajar dengan fasilitator-fasilitatornya. Fasilitas ini memungkinkan kegiatan belajar dikelola tanpa adanya tatap muka langsung di antara pihak-pihak yang terlibat (administrator, fasilitator, peserta didik atau pembelajar). ‘Kehadiran’ pihak-pihak yang terlibat diwakili oleh e-mail, kanal chatting, atau melalui video conference.

Kamis, 31 Oktober 2013

Seputar Pendidikan


iwa Yang Terbelenggu Di Hari Kemerdekaan

Posted by maspure on 17 Agustus 2013
Merebut Kemerdekaan
Merebut Kemerdekaan
Semboyan Merdeka atau Mati telah menjadi motor penggerak atau motivasi bagi para pejuang kita tempo doeloe untuk merebut kemerdekaan. Begitu mahal harga sebuah makna hidup merdeka, hingga jiwa satu-satunya menjadi taruhannya. Mereka para pejuang kita tidak lagi menghiraukan atas keselamatan dirinya sendiri, bahkan hidupnya dipertaruhkan untuk menggapai sebuah kemerdekaan. Karena kemerdekaan pada intinya adalah sebuah kehormatan yang sangat tinggi nilainya.
Alhamdulillah, hari ini kita telah menghirup dan hidup di jaman merdeka. Kita semua Read the rest of this entry »

Renungan Kecil Di Hari Ibu

Posted by maspure on 21 Desember 2012
dewi-sartikaSetiap tanggal 22 Desember selalu kita peringati sebagai Hari Ibu. Tentu saja hal tersebut sangat membanggakan terutama bagi kaum Ibu, karena begitu pentingnya peran seorang Ibu sehingga kita begitu menghargai kaum Ibu dan menjadikannya salah satu hari dalam setahun sebagai Hari Ibu.
Peran penting seorang Ibu dimitoskan bahwa wanita adalah sebagai tiang negara. Ibarat sebuah bangunan, maka tiang penyangga bagi tegak berdiri dan kokohnya sebuah negara terletak pada kaum wanita. Apabila kaum wanitanya baik, maka akan baik pula negara tersebut. Tetapi sebaliknya bila kaum wanitanya rusak berarti rusak pula negara tersebut. Sungguh sangat mulia kedudukan kaum wanita.
Kiranya memang tidak berlebihan kalau kita sepakat bahwa kaum wanita adalah tiang negara. Karena sebagaimana kita tahu kaum wanita atau kaum Ibu lah yang pertama kali meletakkan dasar-dasar pendidikan, pengajaran dan Read the rest of this entry »

Perlunya Pelajaran Anti Korupsi di Sekolah

Posted by maspure on 26 Nopember 2012
2b7a248aa6a1fcb4377e050414189560_anti-korupsiAda wacana untuk memasukkan mata pelajaran anti korupsi di sekolah. Tentu saya sangat mendukung rencana tersebut. Karena dengan sedini mungkin kita menyajikan pelajaran tentang anti korupsi kepada anak didik kita, tentu hasilnya juga akan semakin baik di masa mendatang.
Kita semua tentu sudah sangat muak melihat tindak korupsi negeri kita saat ini. Hampir setiap hari di setiap pemberitaan media massa selalu saja muncul kasus-kasus korupsi. Seolah Read the rest of this entry »

Sebuah Refleksi di Hari Kesaktian Pancasila

Posted by maspure on 3 Oktober 2012
dasar-negara-pancasilaSetiap tanggal 1 Oktober kita peringati bersama sebagai hari Kesaktian Pancasila. Ya, karena pada tanggal tersebut Pancasila telah menunjukkan kesaktiannya dalam menghadapi segala macam ancaman yang ingin menggantikannya dengan dasar negara yang  lain. Pada kesempatan ini saya ingin sedikit merefleksi jiwa nasionalisme kita akan pentingnya keberadaan dasar negara kita Pancasila.
Kita semua telah sepakat bahwa dari Sabang sampai Merauke yang terdiri lebih dari 13.000 pulau ini, mengakui dan akan tetap menjaga dasar negara kita Read the rest of this entry »

Semoga PLN Tidak Lagi Byar Pet

Posted by maspure on 29 September 2012
Satu harapan sederhana dari kami sebagai pelanggan PLN, semoga PLN tidak lagi byar pet. Mohon maaf barang kali saya sedikit memakai bahasa daerah pada judul tulisan ini yang kalau kita artikan byar berarti menyala, dan petberarti padam.
Ya itulah kenyataan yang selama ini kami keluhkan sebagai pelanggan PLN. Apalagi kami tinggal di luar pulau Jawa, yang notabene sebagai pembangkit tenaga listriknya PLN masih menggunakan tenaga Diesel. Dengan seringnya terjadi pemadaman secara mendadak atau tiba-tiba memang cukup meresahkan masyarakat pemakai peralatan elektronik. Banyak kasus Read the rest of this entry »

Duh, Lagi-lagi Tawuran Pelajar

Posted by maspure on 27 September 2012
b2c67d2b3b5a5f122e417bee243a1979_tawuran-pelajarMasih segar berita atas  kasus terbunuhnya Alawy siswa SMA 6 Jakarta karena tawuran dengan SMA 70 Jakarta, kemarin sore  muncul lagi kasus yang sama dan memakan korban terbunuhnya Deni Januar siswa SMA Yayasan Karya 66 karena tawuran dengan SMK Kartika Zeni. Sungguh sangat ironi kasus tawuran pelajar yang  kembali terjadi di kawasan Manggarai - Jakarta Selatan ini. Read the rest of this entry »

Rindu Prestasi Olah Raga Indonesia

Posted by maspure on 10 September 2012
medali-perak-angkat-besiPerhelatan Olimpiade baru saja usai berlangsung di London – Inggris. Pesta olah raga yang diselenggarakan setiap 4 tahun sekali itu diikuti oleh seluruh negara di dunia ini. Tanpa terkecuali negara kita Indonesia pun turut juga ambil bagian meski hanya beberapa cabang olah raga yang diikuti.
Pesta olah raga Olimpiade ini merupakan unjuk kebolehan di bidang olah raga antar negara sedunia. Jadi bagi siapa yang bisa meraih medali Emas dari salah satu cabang olah raga, berarti dialah juara dunia.
Waktu itu saya melihat sekilas jurnal yang disiarkan oleh salah satu stasiun Read the rest of this entry »

Dampak Negatif Memanjakan Anak

Posted by maspure on 4 September 2012
anak cengengSebagai orang tua kita semua tentu menghendaki agar kehidupan anak-anak kita kelak lebih baik dari pada kehidupan kita saat ini. Konsekuensinya segala macam usaha apa pun akan kita lakukan demi memenuhi apa yang diperlukan oleh anak-anak kita. Mulai dari sejak lahir, masuk pra sekolah, saat sekolah hingga kuliah bahkan sampai berumah tangga pun kita selalu memperhatikannya. Apa salah? Tentu saja tidak. Namun demikian perlu kita cermati apa dampak negatif kalau kita terlalu memanjakan anak.
Seiring dengan meningkatnya kesejahteraan hidup setiap keluarga dalam masyarakat, hampir dapat dipastikan bahwa keluarga tersebut memiliki berbagai macam fasilitas yang membuat hidup menjadi lebih nyaman dan mudah. Ada fasilitas pembantu rumah tangga yang mengurus dariRead the rest of this entry »

Memaknai Kebangkitan Nasional

Posted by maspure on 20 Mei 2012
7f32b615ba4e67d2471a93e203f8d73e_tokoh-kebangkitan-nasionalHari ini tepat tanggal 20 Mei dan lazim kita kenal sebagai hari kebangkitan nasional. Melalui tulisan singkat dan sederhana ini saya ingin memaknai kebangkitan nasional menurut apa yang saya angankan.
Barangkali makna kebangkitan nasional pada saat lahir 104 tahun yang lalu dengan makna kebangkitan nasional saat ini sudah terjadi pergeseran karena perkembangan jaman. Pada saat lahirnya gerakan kebangkitan nasional kala itu tentu lebih menitikberatkan pada perjuangan untuk mewujudkan eksistensi diri sebagai bangsa. Yaitu sebagai bangsa yang merdeka dan berhak menentukan nasibnya sendiri.
Namun makna kebangkitan nasional saat ini tentu kita fokuskan pada Read the rest of this entry »

Ketika Gerbong Siswa Itu Harus Bergerak Ke Depan

Posted by maspure on 16 April 2012
Gerbong Kereta ApiMulai hari ini anak-anak kita yang masih duduk di bangku SMA atau SMK sedang digodog di dalam kawah candradimuka, yaitu menempuh ujian nasional serentak seluruh Indonesia. Kemudian beberapa hari ke depan disusul oleh anak-anak kita yang masih duduk di bangku SD dan SLTP.
Makna sebuah ujian menurut saya Read the rest of this entry »

Info Pelajaran



Beberapa bidang ilmu pengetahuan memandang alam sebagai benda yang bergerak, yang juga mengikuti beberapa aturan tertentu. Aturan-aturan ini kemudian berusaha dipahami oleh para ilmuwan. Maka ilmu pengetahuan yang paling dasar disebut sebagai "fisika" – nama yang digunakan sampai saat ini untuk menyebut studi tentang alam.
Materi secara umum didefinisikan sebagai substansi yang tersusun dari objek-objek fisik. Materi-materi ini membentukalam semesta. Komponen alam semesta yang terlihat saat ini dipercaya hanya terdiri dari 4 persen dari seluruh total massanya. Sisanya, 23 persen, yang dipercaya oleh para ilmuwan fisika, adalah materi gelap dingin dan 73 persen lagi adalah energi gelap.[74] Bagaimana keadaan alam sebenarnya masih belum dapat diketahui dengan jelas dan saat ini menjadi bahan investigasi utama para ilmuwan fisika.
Karakteristik materi dan energi alam semesta yang sudah diketahui manusia terlihat seperti mengikuti hukum-hukum fisika. Hukum-hukum ini telah digunakan untuk memproduksi model-model kosmologi fisika yang dapat menjelaskan dengan tepat struktur dan evolusi dari alam semesta yang kita amati. Rumus-rumus matematika dari hukum-hukum fisika menghasilkan suatu set yang terdiri dari 20 konstanta fisika[75] yang sampai saat ini nilainya terlihat tetap untuk alam semesta yang sudah diketahui.[76] Nilai dari konstanta ini sudah diukur dengan hati-hati, tapi mengapa nilainya harus begitu spesifik sampai saat ini masih menjadi misteri.